Home Berita Real FUN-BIKE

ABC Login

Online

Tidak Ada

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday155
mod_vvisit_counterYesterday177
mod_vvisit_counterThis week1370
mod_vvisit_counterThis month835
mod_vvisit_counterAll107056
Real FUN-BIKE PDF Cetak
Ditulis oleh +Infanto,Arie   

Hari ini Ulang Tahun kota Banda Aceh, namun anak-anak dari beberapa komunitas tak bisa ikut memeriahkannya karena tak terdaftar dalam peserta, termasuk ABC & BRAT. Namun kebahagiaan bersepeda
tidak hanya di acara sepeda santai yang berbau politis-Fun Bike saja.

Masing-masing pun jalan dan buat rencana indah. Saya memutuskan untuk bergabung dengan teman-teman
dari BRAT (Bike Rider Adventure Team) yang sedari pagi udah merapat di Nasi Gurih Rasyid depan Mesjid
Baiturrahman, Banda Aceh. Sambil sarapan, beberapa teman yang sudah lebih dahulu menyelesaikan kewajibannya itu, menyusun sepeda dalam 2 mobil pengangkut. Yang lainnya sibuk mempersiapkan ransum untuk perjalanan. Tujuan jelajah kali ini adalah Air terjun Kuta Malaka.

Tak lama kemudian semua naik bersiap menaiki 2 mobil fan dan 2 truk yang membawa kami menyusuri jalan
lintas Medan-Banda Aceh. Berbelok ke jalan lingkungan menuju desa samahani, Indrapuri, Aceh Besar. Saat
aspal berakhir, kamipun bersiap turun dan mulai mepersiapkan segala sesuatunya termasuk setting peralatan
dan sepeda.

Start yang indah, disuguhi guyuran-guyuran air. Membelah setidaknya 4 anak sungai yang memberikan kesegaran di panas terik itu. Bukit indah hijau disekitar seolah menghantar perjalanan panjang, mendaki, melelahkan dan memancing emosi. Emosi karena Dedy berkali-kali diceplokin telur oleh Bang Rudi. Ulang tahun sih...! Bahkan ada satu lemparan maut saat Dedy mencoba melarikan diri telak mendarat di kepalanya dan harus segera dibersihkan di sungai terdekat.
Perjalanan dilanjutkan, jalan semakin terjal dan licin karena kerikil dan tanah liat kering. Berdebu. Itu semua terbayar saat memasuki hutan berpohon rapat dan suara air terjun. Betapa riangnya anak2 mandi dibawah
guyuran air terjun.

Setelah puas mandi, buah kerja keras menanjak dibayar dengan downhill panjang, tajam dan berdebu.
Tidak sedikit yang terguling-guling dan terluka. Dibuka dengan Fadhil yang terguling saat mencoba turun dari
bukit, dilanjutkan dengan Chaidir dan Rudi berguling-guling di trek tapal kuda. Dedi yang hampir masuk jurang terjal karena terlalu kencang dan keterusan. Ada bang Buyung yang memang haram tidak ngebut di turunan. Dihadiahi 5 jahitan di tangan dan kaki tak membuatnya berhenti. Disusul, Rey yang masuk ke  semak-semak, sampai Olex yang jadi biang kerok tabrakan beruntun Lisa-Olex-Eko di sungai. Menjelang finish
kembali lagi bang Buyung tersungkur dan terkapar disungai.

Kesenangan ini di tutup dengan makan bersama di Black & White Cafe banda aceh dalam suasana kekeluargaan dan canda yang jauh lebih “Fun”.

Akhirnya saya menemukan “real Fun-Bike” dihari itu.